-->
NGp9MqJ8MaxdNGt6LWZdNGBaN6MkyCYhADAsx6J=
MASIGNCLEANSIMPLE103

Memelihara Motivasi Belajar Siswa di Tengah Masa Pandemi Corona

Motivasi Belajar Siswa- Menjadi moment untuk pertama kalinya dalam dunia pendidikan dengan belajar menggunakan sistem daring. Di tengah kasus yang semakin melonjak, memelihara motivasi belajar harus betul-betul diperhatikan oleh semua kalangan masyarakat. 

Faktanya, banyak dari mereka yang merasa bosan dengan sistem pembelajaran daring dan tidak bertatap muka langsung. Oleh karena itu, dibutuhkan ruang khusus online dalam menunjang prestasi dan keseriusan belajar siswa. Banyak para orang tua yang mengeluh bahwa faktanya siswa kurang serius dalam belajar dan siswa lebih percaya terhadap guru sekolahnya saat memberi nasehat maupun pelajaran. 

Di masa pandemi ini menimbulkan dampak sosial yang sangat besar dan terjadi pada diri siswa yaitu bertambahnya rasa malas dan enggan melakukan aktivitas sekolah. Di tambah lagi beban pekerjaan di rumah yang mana dari mereka kurang bisa mengatur jadwal kegiatan secara keseluruhan. 


Hal ini menimbulkan dampak motivasi belajar siswa semakin menurun drastis. Hingga sekarang, suara penyeruan untuk kembali ke sekolah tidak dapat terelakna lagi. Berbagai kebijakan dikeluarkan pemerintah guna memberikan rasa keadilan untuk menyikapi kondisi yang serba salah saat ini. Lalu, bagaimana cara memelihara belajar siswa-siswa agar tidak pudar dalam pikirannya? Berikut penjelasannya di bawah ini.

1. Membuat Aktivitas yang Menyenangkan

Setelah siswa belajar, pastikan orang tua mempunyai aktivitas yang tidak membosankan dan bisa membuat aktivitas tersebut menjadi menyenangkan. Seperti, mengajak anak untuk berolahraga bersama-sama, membuat makanan kekinian bersama-sama, dan menghubungi guru sekolah masing-masing serta meminta pencerahan tentang kehidupan dan juga dengan keadaan pribadi. 

Bagi para orang tua nya yang bekerja, anda bisa menyempatkan waktu anda saat malam hari untuk melaksanakan aktivitas menyenangkan. Berkumpul bersama keluarga merupakan momen berharga yang tidak dapat terulang kembali. 

2. Bosan itu Wajar, yang tidak Wajar itu Merasa Kesepian

Begitu pepatah di atas mengatakan ‘’ Bosan itu wajar’’. Pastinya, semua siswa akan mengalami hal yang sama saat berlama-lama di rumah. Mereka mulai merindukan suasana sekolah sebelum covid menyerang. Saling menasehati dan saling memotivasi baik itu secara online maupun secara offline akan menimbulkan rasa kekeluargaan dan kebersamaan yang secara tidak langsung telah memberikan kesan tersendiri bagi para siswa. 


Saat-saat inilah, mereka mendukung teman-temannya tanpa melihat perbedaan sosial, tanpa membedakan pintar atau tidaknya dan tanpa membedakan status sosial masing-masing. Karena kebersamaan mahal harganya dan tidak bisa diukur dengan uang.

3. Menjaga Kesehatan Fisik dan Batin di Rumah

Orang tua harus memotivasi anak-anaknya saat mereka merasa mulai down. Tidak terkecuali dengan kondisi belajar mereka. Fisik dan mental benar-benar di kondisikan agar ternetralisasi dengan pencapaian ke depan. Terkadang, kita sulit menerka-nerka apa yang telah terjadi pada anak saya selama pandemi seperti ini? 


Usahakan agar selalu membangun komunikasi yang baik sehingga terciptanya suasana yang bersahabat. Mau tidak mau, suka atau tidak suka, kita harus bisa menghadapi situasi yang membatasai gerak kita untuk menjadi yang terbaik. 

4. Berkonsultasi Kepada Guru yang Bersangkutan
Menghunbungi guru dengan via daring menjadi obat alternatif untuk melepas rindu terhadap siswa-siswinya. Dengan begitu, siswa sedikit-sedikit akan mempunyai gambaran manfaat belajar secara bersama-sama orang tua. Kalau kata orang sekarang ‘’ uwuww sekali’’. 

Itulah beberapa tips yang bisa kita lakukan dalam mempertahankan motivasi belajar siswa ke depannya akan seperti apa. Semoga artikel ini dapat menginspirasi anda semua khususnya kepada guru-guru. 

Share This Article :
Adelia

1946457701878001633