-->
NGp9MqJ8MaxdNGt6LWZdNGBaN6MkyCYhADAsx6J=
MASIGNCLEANSIMPLE103

Ayo Terapkan Model Pembelajaran Make a Match untuk Hasil Terbaik dalam Kelas Anda!

Model pembelajaran make a match adalah salah satu model pembelajaran atraktif yang bisa diterapkan di seluruh mata pelajaran maupun kelas yang Anda ampu dalam sekolah. Model pembelajaran ini menitikberatkan kepada “fun class”, yaitu metode mengajar yang menyenangkan dan cenderung sebagai hiburan dalam belajar.

Walaupun berbentuk hiburan, banyak keunggulan yang dimiliki oleh model pembelajaran make a match daripada model lainnya. Model ini dapat melatih sejauh mana tingkat pemahaman seorang peserta didik dalam pembelajaran yang telah disampaikan sebelumnya.

Make a match secara umum diterapkan dengan pengelompokan siswa menjadi dua kelompok berbeda.
Model Pembelajaran Make a Match

Dua kelompok tersebut akan berdiri saling berhadapan satu sama lain. Pendidik akan membagikan dua jenis kartu ke seluruh kelompok peserta didik. Selanjutnya, peserta didik diwajibkan untuk mencocokkan kartunya dengan kartu yang dipegang oleh siswa lain.

Sintaks yang dimiliki oleh model pembelajaran make a match adalah;

  1. perancangan konsep pembelajaran, 
  2. siswa menerima kartu masing-masing, 
  3.  siswa melacak kartu yang memiliki kesamaan dengan siswa lain, 
  4. pemerolah skor maupun sanksi, 
  5. pengundian kembali (opsional), 
  6. refleksi dan hasil pembelajaran yang dicapai.

Kelihatannya sederhana bukan?
 Namun hasil yang didapatkan dari model pembelajaran make a match sangat melimpah. Selain dapat mengetahui seberapa paham siswa akan materi yang telah disampaikan, model ini dapat menjadi media pembelajaran yang menarik bagi pembelajaran dalam kelas.

BacaJuga : Menerapkan Model Pembelajaran Jigsaw Efektif dalam Masa Pandemi

Bahkan, model pembelajaran ini dapat menjadi “oase” dalam pembelajaran yang terkadang menjemukkan bagi sebagian siswa. Oleh sebab itu, make a match sering disebut sebagai salah satu bentuk ice breaking dalam kelas. Kenyataannya, model ini memiliki derajat yang lebih tinggi dari sekadar selingan pembelajaran dalam kelas.

Model pembelajaran make a match dapat melatih kemampuan daya motorik siswa untuk menyelesaikan sebuah masalah dalam jangka waktu tertentu. Bahkan, keberanian secara individu siswa akan terasah menggunakan model pembelajaran ini.

Demikian beberapa hal yang harus Anda ketahui dari model pembelajaran Make A Match. Model pembelajaran sekaligus bentuk selingan belajar ini sangat cocok digunakan apabila Anda membutuhkan strategi mengajar yang segar dan cocok diterapkan dalam kondisi apa pun. Selamat mencoba!
Share This Article :
Nur

Suka Mempelajari Hal-Hal Baru, dan berbagi informasi

1946457701878001633