-->
NGp9MqJ8MaxdNGt6LWZdNGBaN6MkyCYhADAsx6J=
MASIGNCLEANSIMPLE103

Agar Banyak ditonton, 4 Tips Membuat Video YouTube untuk Pemula

Langkah pertama, tentukan tema YouTube Anda. Apa yang akan Anda bahas, apakah soal teknologi, tutorial, masak otomotif, kecantikan, game, musik, atau yang lain? Pikirkan dahulu sebelum mulai membuat.

 Agar Banyak ditonton, 4 Tips Membuat  Video YouTube untuk Pemula

Kita ambil contoh di sini, kita akan membuat video tentang tutorial masak. Maka pertama-tama, kita harus menentukan apa yang akan kita masak, lalu berikutnya mengambil video kita memasak dari proses awal sampai akhir. Rekam  semua aktivitas Anda, dapatkan file mentahannya dahulu. Usahakan, video yang Anda ambil memuat beberapa hal ini:

 

     Pencahayaan video terang

     Tidak buram

     Jelas

     Video tidak banyak goyang

     Kualitas baik

     Video dengan jelas menangkap segala aktivitas. Jangan ada bagian tampilan yang terpotong ya

 

Setidaknya, dapatkan video mentahan dahulu. Setelah kita mendapatkannya, berikutnya kita masuk ke proses editing. Saya akan membagikan beberapa tips editing yang baik untuk video YouTube pemula yang banyak disukai penonton.

 

Tips 1: Potong Bagian Video yang Tidak Penting

 

Tips pertama, kalian harus singkat-padat-jelas. Buat video sejelas mungkin, jangan ragu memotong durasi.

 

Percaya atau tidak, penonton lebih suka melihat video durasi pendek, terlebih untuk video tutorial, kareena durasi pendek itu sama dengan tips dan triknya jelas. Orang-orang tak suka bertele-tele. Intro video saja yang hanya beberapa detik saja bagi mereka bertele-tele, mengganggu, dan banyak orang skip.

 

Tips 2: Tambahkan Backsound Tipis-Tipis

 

Kita bisa memakai backsound, bisa juga tidak menggunakannya. Tapi kebanyakan orang, memakai backsound agar video tidak sepi. Selain itu, biasanya para pemula dalam mengambil video menimbulkan banyak noise. Dengan menambahkan backsound noise tersebut bisa sedikit disembunyikan.

 

Namun ada kesalahan fatal para pemula membuat video yang memakai backsound. Kesalahan itu terletak pada volume suara. Jangan membuat backsound yang lebih kencang daripada suara utama. Kecuali, jika Anda tidak bersuara dalam video. Itu tidak apa-apa jika dikeraskan.

 

Tips 3: Jangan Asal Memasukkan Backsound

 

"Tampaknya seru jika memasukkan lagu favorit? Misalnya lagu Korea, lagu Jepang atau lagu Barat?"

 

Pernah berpikir hal seperti itu?

Kedengarannya memang seru. Video rasanya jadi lebih berwarna, apa lagi memasukkan lagu populer. Tapi sayangnya, hal itu akan menimbulkan copyright. Endingnya, video Anda ditakedown karena copyright tersebut.

 

Tips 4: Simpan Video Anda dalam Ukuran Kualitas Terbaik

 

Setelah menyelesaikan proses editing, selanjutnya kita simpan video tersebut. Saat akan menyimpan, kita akan dihadapkan pada beberapa pilihan kualitas. Ada 360p, 480p, 720p, dan yang lebih tinggi lainnya.

 

Saran kami, pilihlah yang paling tinggi. Yaitu 1080p. Ukurannya nanti memang besar, tapi itu akan membuat video di YouTube bisa dipilih kualitas kejernihannya sesuka hati.

Share This Article :
Anonim

1946457701878001633